Mantra Penarik Rejeki
Uang Mengalir Kepadaku dengan Bebas Penuh Suka Cita, dengan Cara yang Mudah, dalam Jumlah yang Sangat Besar. ( Dibaca berulang-ulang menjelang tidur sampai benar-benar tidur).
Mantra Penarik Rejeki
Beberapa Mantra atau doa untuk menghancurkan mental blok.
Sabtu, 10 Februari 2018
Kekayaan Tanpa Tumbal
Keinginan manusia untuk menjadi kaya adalah wajar dimiliki. Wajar menurut anggapan banyak orang. Akan menjadi bangga bila itu terjadi dan dialami oleh kita. Ada pujian dan sanjungan. Kesenangan dan kebahagiaan seperti dirasakan bagi yang mengalami sensasi kaya. Kenapa saya sebut sensasi. Ini karena keadaan kaya itu adalah perasaan belaka. Perasaan puas karena sudah merasa kaya. Ada sebagian orang bisa merasakan sensasi kaya meskipun miskin. Adapula orang yang mungkin lebih tepat disebut serakah, masih merasa miskin dan selalu kurang neskipun kaya. Siapa yang menyebut kaya dan miskin. Yang menyebut adalah kesadaran diri oleh anggapan orang lain tentang keadaan diri kita. Kita merasa menganggap sudah punya mobil adalah sudah kaya. Di lain pihak dalam lingkungan elite, punya sekedar mobil belum bisa dianggap kaya. Maka inilah nafsu berbicara. Pendapat mengenai kaya akhitnya menjadi sesuatu kompetisi. Mana yang hartanya paling banyak itulah yang kaya. Sedangkan beberapa tingkat di bawahnya sudah dianggap miskin, meskipun beberapa kalangan di bawahnya lagi sudah menganggap kaya. Ini lah relatifitas kekayaan. Tergantung yang merasakan terhadap penilaian kalangan. Sensasi kaya meskipun dinilai miskin oleh kalangan tertentu adalah salah satu keadaan syukur terhadap kondisi sekarang. Bersyukur karena masih kaya dibanding kala gan bawah. Kalangan bawah juga bisa merasakan sensasi kaya bila bersyukur masih ada kekayaan berupa nafas kehidupan, sebab alangkah tidak ada artinya bila kaya luar biasa tanpa nafas kehidupan. Apa itu nafas kehidupan. Maksud saya adalah nafas itu sendiri, alias nyawa.
Tetapi inilah faktanya bahwa nemang keinginan manusia sebelum habis nafasnya adalah memenuhi kepuasan lahiriah, yang dilambangkan dengan satu simbol yang bisa mewakili dan memenuhi untuk mengupayakan semua nafsu dunia. Itulah kekayaan. Dengan kekayaan seakan semua bisa dibeli. Inilah daya tarik luar biasa dari kekayaan. Meskipun kewajaran dari penggunaannya mestinya bisa dikontrol. Alat kontrolnya menurut saya adalah kesadaran akan kematian. Dimana semua kekayaan pasti tetap menjadi nafsu duniawi yang tidak bisa dibawa untuk dinikmati dikehidupan setelah kematian. Tak satupun bisa dibawa justru dampaknyalah yang akan kebawa untuk diminta peetanggung jawabannya.
Tapi selama masih hidup, mencari rejeki memang wajib agar bisa bertahan hidup, bahkan menikmati hidup, bahkan bisa membantu kehidupan orang lain. Nah inilah kebaikan-kebaikan yang mulia terhadap kekayaan. Berarti selama masih diizinkan merasakan kekayaan, bolehlah dirasakan saja. Sensasi kekayaan yang nyata. Kaya dalam arti yang sebenarnya. Tapi pertanyaannya adalah bagaimna untuk mencapainya.
Berbagai macam cara bisa dilakukan. Ada cara baik dan ada juga cara tidak baik. Cara yang paling ingin diharapkan banyak orang adalah cara kaya yang baik, halal dan menyenangkan. Tanpa tumbal. Apa? Tanpa tumbal? Menurut saya kekayaan tanpa tumbal adalah mustahil. Untuk mencapai hal yang luar biasa, pasti ada pengorbanan. Tumbal sangat diperlukan. Tumbal adalah alat bayar yang pantas untuk sebuah pencapaian prestasi kekayaan. Semakin tinggi prestasi kekayaan yang dinilai secara obyektif menurut banyak orang, maka semakin berharga pengorbanan maupun tumbal sebagai gantinya.Sebagai contoh, tumbalnya orang agar mnjadi pandai adalah dengan giat belajar. Tumbal untuk menjadikan orang kaya raya adalah bekerja giat dan keras. Tapi kenapa ada contoh sebagian besar kalangan yang merasakan bekerja sampai terlalu giat dan keras tapi miskin juga. Menurut saya inilah kerja tanpa dibantu oleh IZIN. Bekerja tanpa mendapatkan izin, sama seperti tamu tak diundang masuk je rimah tanpa izin dan ngotot nggak mau keluar. Akhirnya pemilik rumah mengalah dengan hanya membiarkan saja alias mencuekin, sampai capek sendiri dan bosan akhirnya keluar sendiri dengan kecewa.
Siapa tuan rumah dalam contoh di atas? Hatilah. Izin memang harus dillakukan. Saran saya adalah sebelum masuk rumah orang, maka minta izinlah terlebih dahulu. Dan jangan memaksa masuk apabila belum ada izin atau bahkan tidak ada izin, tidaklah sopan kalau kita memaksa atau dengan ceroboh mengambil sikap masa bodoh, dan terus masuk. Dan bersiap-siaplah untuk tersiksa batin karena yang empunya rumah tak berkenan. Maka terjadilah jerja yang harus terlalu keras dengan hasil yang terlalu kecil. Inilah pekerja tulen, alias pekerja sejati. Tanpa imbalan berarti setuju untuk puas dan kadang diaeetai perkataan ikhlas di mulut, meskipun dalam hati siapa tahu.
Siapa pemilik rumah yang ingin kita masuki itu? Menurut saya lemiliknya adalah pemilik jagat raya dan alam semesta ini. Itulah pemilik terkuat dan paling sah yang paling masuk logika maupun bukan logika. Itulah Tuhan Yang Maha Esa, penguasa alam semesta. Minta uzin paling benar dan ping aman adalah sama Dia. Dan yang lain akan mengikutinya. Dan bagaimana kita tahu ada izin atau dilarang. Inilah paling sulit yang kebanyakan dialami manusia. Karena ketidak tahuan manusia yang sudah minta izin tapi belum tahu jawaban padahal kebutuhan hidup sudah melilitnya. Apakah ini menjadi hukuman bagi yang tidak.membiasakan peka terhadap kemungkinan gambaran hidup yang harus dibaca dan fipahami. Mungkin diperlukan kata yang tepat dan kedekatan yang makin dekat dengan waktu yang diperpanjang. Lebih dekat dan lebih dekat sampai suara kita terdengar dan kita bisa mendengar. Niscaya terlihat gambaran nyata di depan mata mana hang harus kita kerjakan. Usaha keras dan pengorbanan waktu dan setia adalah tumbal yang masuk akal bisa kita lakukan untuk menikmati hidup ini dengan kekayan yang hadir sebagai pelengkap katena kerajaan Allah yang utama
Jumat, 20 Januari 2012
Mantra paling Ampuh yang membebaskan Saya dari Kekurangan Keuangan
Sebenarnya ini paling rahasia dari saya. Mantra yang satu ini terbisikan dalam hati saya ketika saya ketahuan oleh kakak saya dalam kondisi terlanjang keuangan saya. Artinya adalah saat menemui kakak saya, saya kehabisan uang dan kakak saya tahu kalau saya akan meminta darinya. Saat itulah dia mengatakan sebuah mantera hingga terdengar bagai bisikan ke dalam hati saya. Mantra itu adalah sebuah permintaan saya kepada Sumber Kekayaan Tak Terbatas, Pencipta Jagad Raya yaitu Tuhan Yang Maha Esa. Mintalah kepada Tuhan untuk sakit yang sedang dialami sekarang. Bukan hanya sakit tentang penyakit badan tapi juga sakit tentang penyakit keuangan.Mantranya sederhana yaitu: "Tuhan, sembuhkanlah penyakit kantongku". Mantra itu diulang-ulang terus sampai datang uang yang mungkin hanya sedikit tapi sangat berguna untuk kelangsungan hidup barang sehari dua hari. Karena hanya mendapatkan sedikit, maka berarti hanya sembuh untuk waktu yang pendek, dan dua hari kemudian kambuh lagi penyakitnya. Itulah gunanya doa. Hubungan baik dengan Penguasa Jagad Raya harus dijaga. Jangan sekali disembuhkan terus tidak melakukan doa lagi. Akan diambil kembali uang kita dengan kebutuhan mendadak dan tak terduga, hingga perkiraan bisa untuk 2 hari, akan ludes hanya tidak sampai sejam. Kalau mau uang itu menjadi rejeki milik kita, maka ikatlah mantra itu kuat-kuat di hati kita. Caranya adalah diulang terus sesempat kita membaca mantra itu. Semakin sering diucapkan, maka semakin lengket di ati kita, hingga lama-lama jadi permanen dan menjadi kebiasaan hidup kita, atau dalam bahasa ilmiahnya adalah akan menjadi masuk ke dalam pikiran bawah sadar kita hingga kita tidak perlu mengucapkan lagi tapi pikiran bawah sadar kita secara otomatis meminta dan mengingatkan secara cerdas ketika kita dalam keadaan hampir kekurangan akan langsung terbuka kran permintaan doa dan mengalir rejeki, begitu seterusnya dan batas kekurangan keuangan kita akan naik secara perlahan tapi pasti diatas rata-rata. Maksudnya bagaikan radar untuk saklar otomatis pada tangki air yang akan kontak untuk menyalakan mesin pompa air bila ambang batas permukaan air turun dan hampir habis, radar pemberat akan turun mengikuti berat bandul tersebut dan menarik saklar hingga tersambung dan akhirnya mesin pompa air menyala, dan air terisi sampai penuh dan mesin mati lagi, otomatis. Puji Tuhan telah membuat LUAR BIASA KEMAMPUAN DAYA PIKIR MANUSIA YANG PALING MULIA DIANTARA SEMUA MAHLUK HIDUP DI BUMI INI.
Senin, 16 Januari 2012
Urutan Terkabulnya Doa
Misalnya doa untuk kemakmuran
Orang yang malas berdoa akan terambil apa yang telah menjadi haknya. Orang yang rutin berdoa, akan terpenuhi haknya.
Semangat kita untuk berdoa adalah semangat kita untuk maju. Mengandalkan campur tangan Tuhan. Doa kita tidak sekaligus terkabul. Ada proses untuk membuat layak kita menerimanya. Urutan doa yang terkabul adalah, pertama kita dimunculkan semangat. Terus berdoa maka semangat tidak luntur. Satu persatu gambaran mengenai cita-cita kita terlihat. Terwujud sebuah gagasan. Jika doa dihentikan maka gagasan itu menjadi sekedar gagasan yang kemudian muncul gambaran tentang halangan yang membuat kita merasa kalah dan akhirnya malas untuk meneruskannya. Terus berdoa agar gagasan itu secara tidak sadar selalu menjadi semangat dan meskipun terlihat halangan, dengan ketekunan doa maka terlihat gambaran akan mudahnya mengatasi halangan itu. Peluang-peluang yang sebenarnya sudah ada akan muncul menjadi ingatan. Semakin tekun berdoa maka peluang yang masih berupa gagasan akan meningkatkan semangat kita untuk mengambil peluang itu. Terus berdoa maka peluang itu dapat kita ambil dengan tindakan yang nyata. Jangan keburu berhenti berdoa agar tidak muncul gagasan yang merusak yaitu halangan dan keragu-raguan. Jika berdoa terus menerus maka niscaya peluang tadi berubah menjadi peluang yang menghasilkan. Jika sempat berhenti berdoa, maka akan timbul halangan lagi. Terus berdoa, maka lancar jaya peluang menjadi usaha kita. Begitu seterusnya sampai tak terhingga. Malas berdoa adalah bisikan setan yang menjerumuskan ke dalam kegagalan dan putus asa. Tetap berdoa untuk benteng kita. Mudah-mudahan saya juga ikut termotivasi untuk melakukan ini.Semoga kita diliputi kesuksesan dan semangat berusaha untuk makmur dan sejahtera. Menjadikan keiklasan untuk menaruh tangan kita di atas tangan orang lain dengan lebih banyak memberi. Beramal dan terus berdoa, dekat pula kita kepada sumber segala sumber kehidupan. Yaitu Allah than kita.
Orang yang malas berdoa akan terambil apa yang telah menjadi haknya. Orang yang rutin berdoa, akan terpenuhi haknya.
Semangat kita untuk berdoa adalah semangat kita untuk maju. Mengandalkan campur tangan Tuhan. Doa kita tidak sekaligus terkabul. Ada proses untuk membuat layak kita menerimanya. Urutan doa yang terkabul adalah, pertama kita dimunculkan semangat. Terus berdoa maka semangat tidak luntur. Satu persatu gambaran mengenai cita-cita kita terlihat. Terwujud sebuah gagasan. Jika doa dihentikan maka gagasan itu menjadi sekedar gagasan yang kemudian muncul gambaran tentang halangan yang membuat kita merasa kalah dan akhirnya malas untuk meneruskannya. Terus berdoa agar gagasan itu secara tidak sadar selalu menjadi semangat dan meskipun terlihat halangan, dengan ketekunan doa maka terlihat gambaran akan mudahnya mengatasi halangan itu. Peluang-peluang yang sebenarnya sudah ada akan muncul menjadi ingatan. Semakin tekun berdoa maka peluang yang masih berupa gagasan akan meningkatkan semangat kita untuk mengambil peluang itu. Terus berdoa maka peluang itu dapat kita ambil dengan tindakan yang nyata. Jangan keburu berhenti berdoa agar tidak muncul gagasan yang merusak yaitu halangan dan keragu-raguan. Jika berdoa terus menerus maka niscaya peluang tadi berubah menjadi peluang yang menghasilkan. Jika sempat berhenti berdoa, maka akan timbul halangan lagi. Terus berdoa, maka lancar jaya peluang menjadi usaha kita. Begitu seterusnya sampai tak terhingga. Malas berdoa adalah bisikan setan yang menjerumuskan ke dalam kegagalan dan putus asa. Tetap berdoa untuk benteng kita. Mudah-mudahan saya juga ikut termotivasi untuk melakukan ini.Semoga kita diliputi kesuksesan dan semangat berusaha untuk makmur dan sejahtera. Menjadikan keiklasan untuk menaruh tangan kita di atas tangan orang lain dengan lebih banyak memberi. Beramal dan terus berdoa, dekat pula kita kepada sumber segala sumber kehidupan. Yaitu Allah than kita.
Sabtu, 14 Januari 2012
Sabtu, 17 Desember 2011
MASA TUA
Kita kalau mau membayangkan masa tua kita. Apakah kita bisa bertahan dimasa itu. Apakah kita masih menghasilkan. Apakah harus tergantung sama anak-anak kita. Bisakah keuangan kita menjamin masa tua kita. Masa tua yang berbahagia. Ada pensiunan, mempunyai juga persiapan warisan untuk anak-anak. Terutama adalah masa tua kita bukan beban siapa-siapa tentang keuangan. Justru kitabisa ikut andil demi kesejahteraan anak-anak kita. Membanggakan jadi orang tua macam ini. Anak-anak akan bangga melihat kita. Cucu-cucu juga. Kebanggaan dan kebahagiaan menyertai sampai akhir hayat.
Mulai sekarang, mumpung masih muda, mumpung masih kuat. Menjadi bertahan untuk berkonsentrasi pada impian masa tua kita yang bahagia adalah dengan mengumpulkan berkat-berkat spiritual yang menjadi modal untuk menambah fasilitas, nikmat pada kehidupan kita. Dunia dan akhirat.
Berdoa dan membaca mantra tiap waktu adalah pengasahan spiritual. Semakin sering kita melakukannya, apalagi slentingan pikiran buruk termasuk kesedihan, iri, dengki, dendam, dll, jika langsung kita alihkan ke konsentrasi doa tiap waktu, niscaya doa menggantikan kesedihan. Begitu berturut-turut sampai tidak ada waktu lagi sedih bercokol di pikiran kita. Kesibukan akan hal yang bermanfaat melupakan kesedihan. Kesedihan yang terkikis digantikan kebahagiaan. Kebahagiaan yang sering terjadi akan membiaskan pada bikiran kita bahwa tiap hari adalah hari yang bahagia. Pikiran tenang. Ide dan gagasan selalu muncul. Kita pasti diberkati. Apa yang kita pegang, menjadi bermanfaat. Apa yang kita usahakan menjadi berhasil. Sukses menjadi bagian dari hidup kita. Itulah doa yang terjawab. Mantra yang berhasil.
Kita kalau mau membayangkan masa tua kita. Apakah kita bisa bertahan dimasa itu. Apakah kita masih menghasilkan. Apakah harus tergantung sama anak-anak kita. Bisakah keuangan kita menjamin masa tua kita. Masa tua yang berbahagia. Ada pensiunan, mempunyai juga persiapan warisan untuk anak-anak. Terutama adalah masa tua kita bukan beban siapa-siapa tentang keuangan. Justru kitabisa ikut andil demi kesejahteraan anak-anak kita. Membanggakan jadi orang tua macam ini. Anak-anak akan bangga melihat kita. Cucu-cucu juga. Kebanggaan dan kebahagiaan menyertai sampai akhir hayat.
Mulai sekarang, mumpung masih muda, mumpung masih kuat. Menjadi bertahan untuk berkonsentrasi pada impian masa tua kita yang bahagia adalah dengan mengumpulkan berkat-berkat spiritual yang menjadi modal untuk menambah fasilitas, nikmat pada kehidupan kita. Dunia dan akhirat.
Berdoa dan membaca mantra tiap waktu adalah pengasahan spiritual. Semakin sering kita melakukannya, apalagi slentingan pikiran buruk termasuk kesedihan, iri, dengki, dendam, dll, jika langsung kita alihkan ke konsentrasi doa tiap waktu, niscaya doa menggantikan kesedihan. Begitu berturut-turut sampai tidak ada waktu lagi sedih bercokol di pikiran kita. Kesibukan akan hal yang bermanfaat melupakan kesedihan. Kesedihan yang terkikis digantikan kebahagiaan. Kebahagiaan yang sering terjadi akan membiaskan pada bikiran kita bahwa tiap hari adalah hari yang bahagia. Pikiran tenang. Ide dan gagasan selalu muncul. Kita pasti diberkati. Apa yang kita pegang, menjadi bermanfaat. Apa yang kita usahakan menjadi berhasil. Sukses menjadi bagian dari hidup kita. Itulah doa yang terjawab. Mantra yang berhasil.
Jumat, 09 Desember 2011
Ada orang bilang, kalau setiap orang mempuyai takaran gelas rejeki masing-masing. Cukup dengan menerima satu gelas takar. Tidak bisa lebih tapi kalau kurang sangat mungkin. Jika gelas diisi air hingga penuh, lalu terus diisi, maka air akan tumpah. Jika kita menerima itu menjadi bagian dari kita yang kita yakini, niscaya itu sudah terjelma. Rejeki kita tetap, tidak lebih dari takaran.
Tung Desem Waringin bilang kalau ternyata 1% orang di dunia menguasai 50% uang yang beredar, dan 5% orang di dunia menguasai 90% uang yang beredar. Bahkan ketika Tung Desem Waringin ketika pernah bekerja di bank swasta yang terbesar saat itu, pada waktu beliau pantau, ternyata menguasainya 70% uang yang ada di bank beliau tadi. Pertanyaanya kalau uang di dunia dibagi rata pada semua orang, ternyata yabg menyedihkan adalah kata Marshal Silver dibukunya yang berjudul Provit Power & Passion, bilang, kalau 1% uang yang dikuasai 1% orang di dunia ini dibagi rata maka dalam jangka 5 tahun uang itu akan kembali ke komposisi yang semula. Buat orang yang tidak layak, pasti ada saja kebutuhan yang harus di penuhi. Kata kebanyakan orang itu bukan rejekinya. Rejeki itu bukan miliknya.
Bisakah kita menjadi berhak atas rejeki yang luar biasa besarnya itu? Tentu bisa. Nasib bisa kita ubah bagi kita yang mau berusaha. Kata para pakar psikolog, nasib kurang baik itu hanyalah adanya mental blok yang bercokol dalam diri kita yaitu pikiran kita. Istilah ilmiahnya, pikiran bawah sadar kita yang berjalan tanpa kita sadari, telah terisi dengan program yang kadang ada bagian program yang tidak kita sadari merasuk secara sadar maupun tidak sadar. Ada yang baik dan yang buruk juga banyak. Yang terus menjadi kebiasaan buruk inilah yang harus kita hapus, atau diubah menjadi lebih baik atau berubah menjadi yang terbaik baut hidup kita.
Pikiran bawah sadar sudah banyak yang tahu adalah pikiran yang secara tidak kita sadari berjalan sesuai program kehidupan kita. Kontribusinya paling mudah kita pahami adalah ketika kita tidur, pikiran bawah sadar kita selalu menyuruh paru-paru kita untuk selalu bernafas, jantung masih memompa darah, meskipun secara sadar justru kita tidak bisa menyuruhnya.Contoh lagi paling mudah kita fahami adalah kemampuan kita terhadap keseimbangan, dan kecekatan, ketika kita berjalan terantuk batu kecil. Secara reflek kita berusaha menunduk dan mengatur keseimbangan sedemikian rupa hingga tetap berdiri.Ini adalah kebiasaan berjalan yang sudah kita lakukan sejak kecil, tertanam secara baik ke dalam pikiran bawah sadar kita.
Berbagai hal yang tertanam dalam pikiran bawah sadar kita yang tertanam rapi begitu lama membekas dan terbiaskan dalam wujud nyata. Ini salah satu mental blok yang baik. Dan ternyata mental blok yang buruk ada juga. Misalnya tertanam dalam pikiran bawah sadar kita yang menyetujui kalau kita memang pantasnya menjadi orang yang biasa-biasa saja. Contoh adalah pikiran bawah sadar yang tertanam dari kebanyakan anak dari keluarga miskin. Yang menganggap bahwa kemiskinan adalah bagian dari kehidupannya. Inilah nasibnya. Merasa bodoh. Merasa tidak mampu. Mungkin pikiran semacam inilah yang juga sudah tertanam dalam diri. Dalam keadaan semacam itu, tidak semua orang mempunyai pemikiran semacam ini. Terbelenggu dengan keadaan. Terjajah oleh nasibnya sendiriSebagian besar menerima dengan ikhlas secara visual, meskipun dalam hati menggerutu. Sebagian kecil orang memberontak secara halus dengan menolak keadaan ini. Dan memilih untuk mengubah nasibnya.
Mantra-mantra penarik rejeki :
1. Tuhan adalah pencipta Alam Semesta, dan Tuhan berada di Alam Semesta ini. Alam semesta ini dipenuhi oleh Zat-zat tak kasat mata. Salah satunya adalah Zat bersifat kekayaan. Dengan permohonan izin Tuhan untuk menghisap Zat kekayaan menjadi melekat di diri saya. Saya upayakan diri saya menjadi sebuah magnet yang sangat kuat, untuk menarik zat kekayaan dari alam semesta. (Sambil membayangkan zat-zat kekayaan itu sebagai berkas sinar seperti bintang yang kecil bertebaran di seluruh ruangan terkumpul dan melekat menjadi sinar yang terang mengelilingi badan kita. Badan kita menjadi terang bercahaya).
2. Saya bersatu dengan kekayaan tak terbatas. Menjadi berhaklah saya menjadi kaya, bahagia dan sukses. Uang mengalir kepada saya dengan bebas, berlebih, dan tanpa henti. Saya selalu sadar akan harga diri saya sebenarnya. Saya berikan semua bakat saya dan saya selalu mujur. (Dari buku: "Energi Dahsyat Kekuatan Bawah Sadar." dari Joseph Murphy).
3. Uang mengalir kepada saya dalam jumlah yang sangat besar. Dengan penuh cinta kasih. Berasal dari sumber-sumber yang terduga maupun dari sumber-sumber yang takterduga.
Kekuatan mantra tergantung keyakinan dan kerasnya mental blok yang bercokol dalam diri. Semakin sering didoakan tentunya semakin terkikis mental blok yang buruk. Tergantikan mental blok yang baik, kearah kesuksesan.
Sebenarnya mantra adalah sebuah doa. Kadang sering diartikan untuk melakukan ritual doa kearah pemujaan setan. Mungkin agar tidak diklaim oleh setan arah doa kita, sebaiknya kita memohon izin Tuhan Yang Maha Kuasa pencipta alam semesta untuk merestui doa kita. Mintalah segala sesuatu kepada Tuhan niscaya anda akan selamat dunia dan akhirat.
Langganan:
Komentar (Atom)